Tampilkan postingan dengan label Utility. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utility. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2013

Mengatasi outbox stuck di Gmail Offline

Beberapa hari yang lalu, saya sempat mengirimkan email yang berisi laporan BTL kepada Supervisor Area dengan ukuran yang sangat besar; 19 MB.  Sangat besar mengingat di dalamnya ada foto-foto laporan event.  Meskipun telah dipecah-pecah dengan metode split saat proses kompresi, namun itu tidak menyelesaikan masalah.  Masalah lainnya yang lebih serius adalah ternyata email yang hendak saya kirimkan itu tidak bisa terkirim alias stuck di outbox.

Kebetulan saat itu saya menggunakan gmail offline dari google chrome untuk mengirimkan email.  Sialnya, saya berada pada daerah yang tidak tercover jaringan dengan kuat.  Akhirnya walaupun sudah saya split file attachment nya, tetap saja terjadi tragedi tersebut; file tidak terkirim namun tetap stuck di outbox.  Tetapi tidak berhenti disitu saja, akibat hal tersebut, saya jadi tidak bisa mengirim email lainnya karena harus mengantri hingga  email yang tidak terkirim tersebut benar-benar terkirim.  Dan itu jelas mengesalkan.

Permasalahan mungkin mudah saja diatasi bilamana pada gmail offline ada fitur "hapus" atau "pindah ke draft"  bagi email di outbox, tapi sayangnya itu belum saya temukan di gmail offline yang saya gunakan.  Bagaimanapun, semua ada jalan keluarnya.  Dan saya pikir hal yang saya sampaikan berikut ini akan berguna bagi anda.

Mula-mula, yang menarik perhatian saya pada setiap sistem komputer adalah kemampuan untuk menyimpan data pada masing-masing aplikasi maupun proses apapun yang terjadi di dalamnya.  Dan saya yakin sekali bahwa pada apapun aplikasinya, selalu ada tempat dimana data temporary seperti email outbox itu disimpan.

Akhirnya saya mencari tahu dimana letak file sementara dari gmail offline ini, dan ternyata ada di C:\Users\user\AppData\Local\Google\Chrome\User(namalogin anda) Data\Default\databases\https_mail.google.com_0

mungkin kurang lebih lokasi temp-file untuk anda sama seperti di atas.
Disitu saya melihat file-file dengan ukuran kecil dan satu file yang menyebabkan masalah buat saya ini, akhirnya semua file yang ada di folder https_mail.google.com_0  itu saya hapus semua.

Kemudian saya buka lagi gmail offline yang ada di google chrome, dan saya tidak lagi melihat email yang ada di outbox, setelah saya mencoba mengirim satu email untuk percobaan, akhirnya saya mengetahui masalah saya terpecahkan.

Jika ada yang ingin ditanyakan soal masalah ini, silahkan beri komentar di bawah.

Kamis, 10 Januari 2013

Belajar Blender,

Yups, malam ini masih sibuk di depan netbook kesayangan, belajar design 3D pake salah satu program open source yang mantep sangat ini : Blender.  Weiiitss, meski namanya seperti alat untuk membuat kue, tapi software ini sudah banyak digunakan untuk memproduksi film-film animasi lho!.
Hampir 4 hari ini fokus banget di depan netbook, meski sebelum-sebelumnya sempat megang, namun gak sedalam ini, dalam artian gak seserius ini, cuma main-main aja :p.
Info lebih lanjut soal blender bisa liat di wiki.


Ini saya sedang belajar membuat landscape sederhana, tapi meskipun 'sederhana' ternyata emang kalo gak terlalu sering megang ya kaku juga.  Yaa, good luck aja deh buat saya malem ini ya, semoga sukses di chapter ini!.

Dan kalo kawan-kawan ingin cari tutorial yang mantep-mantep untuk menggunakan blender, bisa liat disini ==> http://www.blender.org/education-help/tutorials/


Rabu, 05 September 2012

U Comment, I follow.

Beberapa waktu lalu, saya pernah mampir di suatu blog yang berisi tentang SEO.  Pada salah satu artikelnya membahas tentang nofollow-dofollow dalam dunia blogging, terasa asing awalnya bagi saya pribadi.  Kemudian, apa sih maksudnya nofollow-dofollow itu?.

Nofollow atau dofollow sebenarnya berkaitan dengan bagaimana search-engine(Google, Yahoo, dsb) mengindeks statement link di dalam blog terutama di bagian komentar untuk dapat ter-crawl(terbaca-terdeteksi) kedalam database mereka.  Nofollow, adalah keadaan dimana suatu blog mematikan fitur follow, yaitu tidak menyediakan fasilitas backlink terhadap semua komentar yang ada di blog nya, artinya statement yang berisi link pada komentar blog tidak terbaca oleh database search engine.  Sedangkan dofollow adalah kebalikannya, yaitu keadaan suatu blog atau website yang mengijinkan tautan/link pada komentar di halaman mereka dapat terbaca oleh search engine.

Singkatnya, nofollow itu tidak mengijinkan link pada komentar pengunjung blog/website terbaca di search engine, sedangkan dofollow itu mengijinkan link pada komentar pengunjung blog terbaca di search engine.  Dan dofollow adalah tiadanya fitur "nofollow" pada suatu blog/website.

Keduanya tentu punya kerugian dan keuntungan masing-masing.  Misal pada blog yang secara default memiliki fitur nofollow, akan meminimalisir spam yang merajalela.  Sedangkan kerugiannya adalah mungkin traffic blog yang tidak terlalu banyak seperti pada blog-blog yang meniadakan fitur nofollow.

Kemudian pada blog yang mengaktifkan fitur dofollow, keuntungannya mungkin blog ini akan 'ramai' dikunjungi orang-orang karena para blogger terutama lebih senang menitipkan link nya pada blog dengan fitur dofollow, selain komentar bertambah, link yang mereka titipkan pun akan otomatis terindeks pada search engine database.  Kerugiannya, mungkin adalah resiko masuknya spam karena para spammer tentu lebih senang juga menitipkan link nya pada komentar di blog dofollow toh?.  Selain itu, dalam beberapa kasus juga mempengaruhi pagerank dengan resiko pagerank suatu blog atau website yang meniadakan nofollow nanti PR nya menjadi 0/PR0 atau terbanned dari search engine.

Nah, lalu apa hubungannya dengan "U comment I follow"?.  U comment I follow, atau akan kita singkat dengan UCIF ini adalah sebuah gerakan yang bermaksud meniadakan kode nofollow pada blog dengan tujuan sosial, karena akan lebih banyak lagi sobat readers ataupun bloggers yang mampir ke blog anda dengan meninggalkan komentar sambil menitipkan link mereka.

Cara untuk berpartisipasi dalam gerakan UCIF ini gampang saja, pastikan blog anda sudah meniadakan nofollow, apakah masih nofollow atau tidak?, caranya bisa lihat disini.  Jika blog masih dalam keadaan nofollow, tinggal hapus kode nofollow pada blog atau website anda, caranya bisa lihat disini.  Lalu pasang badge UCIF yang bisa anda dapatkan disini.

Dan blog yang ini pun sudah saya tiadakan fitur nofollow-nya, jadi bagi sobat readers dan bloggers yang ingin nitip link di komentar bisa, asal jangan spamming ya, karena akan dimoderasi juga.
Saya bukan seorang penggila traffic, tapi hanya seseorang yang ingin menulis, dan tulisannya terbaca.
U Comment, I follow!.

Happy blogging! \( ^o^)/



Referensi

 http://www.inlineseo.com/blog/2008/03/15/what-is-dofollow-what-is-nofollow-follow-along-and-see/
http://randaclay.com/blog/i-follow/

Sabtu, 11 Agustus 2012

PhpMyAdmin di Ubuntu Tidak bisa diakses: "New XAMPP security concept", nih obatnya!

Tadi malam, karena sudah lama banget gak ngoding, akhirnya rindu untuk iseng-iseng bikin sesuatu(kemudian kalo bagus dijual).  Pemrograman web kemudian jadi pilihan, karena memang basic saya disitu, dan hobi juga disitu, apalagi hati saya jatuhnya kesitu.
Lalu untuk memenuhi hasrat saya tadi, lanjutlah, install segala macam yang berhubungan dengan apa yang saya butuhkan untuk coding web programming, mulai dari web-servernya, kemudian nanti sistem databasenya, Mysql,  dan  'mesin' Php-nya, tidak lupa framework engine macam Ci(Code Igniter) itu kan.  Jatuhlah pilihan untuk web-server ke Xampp, karena saya familiar sekali dengan 'benda' ini.



Berhubung saya pake linux, ubuntu, off course, the coolest Os ever,... 8),.. maka saya pun cari Xampp yang edisi linuxnya.  Dulu sih namanya Lampp, pertama kali saya kenal seperangkat web-server itu sebenarnya dicomblangi oleh dosen saya di kampus, sudah dulu sekaliiii... .  Tapi saya sendiri baru tahu sekarang Xampp edisi linux ini gak pake nama Lampp lagi, meski tetap sama saja isinya dengan yang versi jadul, sistemnya tetap pake nama Lampp ketika digunakan.

Sebenarnya, saya sudah punya backtrack 4r2 itu di HDD, cuma itu tool khusus buat saya untuk main-main jadi pen-tester, dan yang paling sering: ngambilin data anak-anak kampus yang lagi wifi-an!.  Di backtrack sendiri udah lengkap ada web-server nya juga, udah ada mysql juga, tools networking kan juga lengkap disitu.  Tapi lagi jatuh cinta sama ubuntu sabilly Al-quds ini, meski edisi lama tapi enteng buat dibawa-bawa.
Download Lampp(Xampp edisi linux,) di situsnya aslinya sana, http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html .  Bisa diunduh menggunakan downloader bawaan browser atau langsung lewat terminal dengan wget:

1
wget http://ncu.dl.sourceforge.net/project/xampp/BETAS/xampp-linux-1.8.0.tar.gz



Setelah file selesai diunduh(ini ukurannya 80-an Mb lho, ) masuk ke direktori tempat file disimpan tadi lewat terminal, atau kalau tadi downloadnya lewat terminal, maka langsung ubah privilage jadi root aja.
Kemudian ekstrak file tadi dengan perintah:


1
tar xvfz xampp-linux-1.8.0.tar.gz -C /opt


Nah, sampe sini udah selesai, Lampp udah diinstal ke sistem.  Kemudian saya test, saya nyalakan dulu kan pake command ini:

/opt/lampp/lampp start

dan, bisa!.
kemudian saya coba lagi masuk ke localhost sistem, lewat browser kesayangan para developer: Mozilla FF. bisa!
lalu saya test hampir semuanya udah terasa agak bener lah, nah, sampe di phpmyadmin, waktu dibuka kok gak bisa?, forbidden katanya.. ada apa gerangan?.  Disitu ada notifikasi kalo phpmyadmin hanya bisa diakses lewat local server, pikir saya karena mungkin komputer lagi nyambung ke internet, maka phpmyadmin gak mau jalan.  Akhirnya saya cabut modem, hasilnya?, tetap sama!.
kemudian saya buka phpmyadmin lewat Iron, sama aja, screenshotnya begini:


disitu notifikasinya begini:


New Xampp Security concept,
acces to the requested object is only available from the local network.
This setting can be configured in the file "httpd-xampp.conf"


Saya coba lagi running phpmyadmin dari alamat localhost/phpmyadmin, tetep sama.  Sempat kepikiran juga kalo Lampp nya emang lagi stress, lha wong sudah saya jalankan dari localhost kok tetep ada notifikasi disuruh akses lewat local server?, gila kan?.
Kemudian saya cari konfigurasi file httpd-xampp.conf nya di internet, tetap belum ketemu, padahal sudah susah payah pake bahasa Inggris!.
Wah, saya sampe hampir semaleman nyari problem solving masalah ini tapi tetap tidak ketemu, nasib..
Akhirnya setelah itu saya putuskan untuk ditinggal tidur sajalah, mungkin besok juga bener sendiri, pemikiran idiot saya mulai muncul itu, mana mungkin bisa bener sendiri?.

Meskipun akhirnya saya tinggal tidur, selepas sahur saya cari lagi dari halaman web indonesia, karena saya sudah hampir nyerah dengan situs-situs berbahasa inggris: sudah bacanya kebolak-bolak, njelimet, gak ketemu lagi!.  Setelah cari sana-sini, gak perlu waktu lama, sudah ketemu tuh bejibun keywords nya tentang problem solving masalah phpmyadmin karena implementasi konsep keamanan baru dari Xampp ini, dari halaman di Indonesia, atau setidaknya milik orang Indonesia.

Langsung buka di blog husnanlabs, tepatnya disini.  Voilaa...!!, ketemu juga akhirnya kan, Alhamdulillah...
Di blog husnanlabs ini banyak artikel yang sangat bermanfaat seputar dunia open-source, kereeenn.
Nah, disitu sebenarnya cuma tinggal hanya nambah sedikit command aja di selipan setting file httpd-xampp.conf nya yang terletak di folder /opt/lampp/etc/extra, sehingga kemudian saya buka aja gedit dengan 'kuasa' root, ketik ini di terminal:


1
sudo gedit /opt/lampp/etc/extra/httpd-xampp.conf


Lalu cari baris yang isinya kira-kira begini:


# since XAMPP 1.4.3

    AllowOverride AuthConfig Limit
    Order allow,deny
    Allow from all

Saya tambahkan command yang pendek ini di tengah-tengahnya;
Require all granted

Sehingga akan jadi seperti ini:

# since XAMPP 1.4.3

    AllowOverride AuthConfig Limit
    Require all granted
    Order allow,deny
    Allow from all

Lalu save, dan kemudian restart Lampp dengan command:

sudo /opt/lampp/lampp restart

Lalu running lagi phpmyadmin dari browser, kalo gak ada penyakit lagi, insya Allah phpMyAdmin bisa dijalankan, seperti punya saya.
Akhirnya semua berjalan normal dan hasrat ngoding saya jadi tambah menggebu-gebu macam pengantin baru.  Nah, berhubung sudah kelar urusan, maka saya pamit undur diri dulu, happy weekend,..dan selamat berpuasa!.

Senin, 13 Februari 2012

Mengubah file *.doc, *.docx ke *.odt,.. Online

Jadi begini, saya pernah mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan dokumen buatan microsoft word untuk dibaca di libre office kesayangan.  saya kebetulan sering berburu dokumen berbentuk file *.doc atau sejenisnya, namun ketika dibuka menggunakan libre-office, tampilan nya kok kadang jadi acak-acakan.